BRI

Dirut BRI Tegaskan Komitmen Dukung Pembiayaan Rumah Subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Dirut BRI Tegaskan Komitmen Dukung Pembiayaan Rumah Subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Dirut BRI Tegaskan Komitmen Dukung Pembiayaan Rumah Subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

JAKARTA - Komitmen perbankan nasional dalam mendukung pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat berpenghasilan rendah kembali ditegaskan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Melalui peran strategisnya sebagai bank dengan jaringan terluas di Tanah Air, BRI memastikan tetap berada di garda terdepan dalam penyaluran pembiayaan rumah subsidi, sejalan dengan program prioritas pemerintah di sektor perumahan.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa keberpihakan terhadap masyarakat kecil bukan sekadar slogan, melainkan telah menjadi bagian dari jati diri dan arah kebijakan perseroan. Dukungan terhadap pembiayaan rumah subsidi dipandang sebagai instrumen penting untuk memperluas akses kepemilikan rumah yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

BRI Tegaskan Peran sebagai Bank Rakyat

Hery menekankan bahwa BRI akan terus hadir melayani kelompok masyarakat berpenghasilan rendah melalui berbagai skema pembiayaan yang inklusif. Tidak hanya melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), BRI juga aktif mendukung program pembiayaan rumah subsidi yang dicanangkan pemerintah.

“Sebagai bank rakyat Indonesia, kami berkomitmen untuk hadir melayani masyarakat berpenghasilan rendah. Termasuk melalui program KUR dan pembiayaan rumah subsidi,” kata Hery di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.

Menurutnya, akses terhadap hunian layak merupakan salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, BRI memandang pembiayaan rumah subsidi sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam pembangunan sosial dan ekonomi nasional.

Realisasi Pembiayaan Rumah Subsidi Tembus Rp16 Triliun

Sepanjang 2025, BRI mencatat penyaluran pembiayaan rumah subsidi mencapai lebih dari Rp16 triliun. Angka tersebut menunjukkan lonjakan signifikan karena meningkat hingga 100 persen dibandingkan periode sebelumnya. Capaian ini mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap rumah subsidi, sekaligus kemampuan BRI dalam menyalurkan pembiayaan secara masif dan tepat sasaran.

Hery menyebut peningkatan tersebut tidak terlepas dari optimalisasi jaringan kantor BRI yang tersebar luas di seluruh Indonesia, serta sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor perumahan. BRI juga terus memperkuat sistem dan proses penyaluran agar pembiayaan dapat diakses lebih cepat dan mudah oleh masyarakat.

Siap Dukung Target Rumah Subsidi Pemerintah 2026

Memasuki 2026, pemerintah kembali menaikkan target penyaluran rumah bersubsidi. BRI menyatakan kesiapan penuh untuk menjalankan mandat tersebut. Dengan dukungan lebih dari 7.500 kantor cabang dan unit kerja yang menjangkau hingga pelosok daerah, BRI memiliki kapasitas distribusi yang dinilai sangat memadai.

“Dengan kemampuan distribution yang besar ini kami dengan senang hati akan membantu untuk menyalurkan program-program pemerintah. Kita tahu salah satu program unggulan yang dicanangkan Bapak Presiden Prabowo pada masa pemerintahannya yakni tiga juta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah,” ucap Hery.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program perumahan tidak hanya bergantung pada pembiayaan, tetapi juga kolaborasi lintas sektor, mulai dari kementerian, pengembang, hingga lembaga keuangan.

Integrasi Pembiayaan Rumah dan Pemberdayaan Ekonomi

Menariknya, dukungan BRI terhadap rumah subsidi tidak berdiri sendiri. Perseroan juga mengintegrasikan pembiayaan perumahan dengan program pemberdayaan ekonomi, salah satunya melalui PNM Mekaar. Program ini menyasar ibu-ibu pelaku usaha ultra mikro agar memiliki sumber penghasilan berkelanjutan setelah memiliki rumah.

“Sehingga ibu-ibu yang tadi tergabung dalam Mekaar yang jumlahnya lebih dari 14 juta ini hidupnya lebih sejahtera. Jadi nanti kita akan bikin program bersama dengan Pak Menteri di mana kita menyambung ekosistem rumah bersubsidi,” ujar Hery.

Pendekatan terintegrasi tersebut diharapkan mampu menciptakan dampak sosial yang lebih luas, tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi keluarga penerima manfaat.

Pemerintah Apresiasi Kontribusi BRI

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memberikan apresiasi atas peningkatan signifikan penyaluran kredit rumah subsidi oleh BRI dalam dua tahun terakhir. Menurutnya, kontribusi BRI menunjukkan komitmen nyata sektor perbankan dalam mendukung agenda perumahan nasional.

“Terima kasih kepada BRI, karena kontribusinya terhadap rumah subsidi naik sekitar 100 persen. Tahun 2024 ada sekitar 16.000 unit rumah yang dibiayai oleh BRI, dan tahun 2025 meningkat menjadi 32.000 unit, ini kenaikan terbesar,” kata Menteri Ara.

Ia menilai capaian tersebut mencerminkan peran strategis BRI dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian yang layak. Pembiayaan rumah subsidi oleh BRI menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari petani, nelayan, buruh, hingga pekerja sektor informal.

Dengan sinergi antara pemerintah dan perbankan, program rumah subsidi diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index