Prabowo Tekankan Pemimpin Harus Pintar dan Tak Mudah Dibohongi

Sabtu, 19 September 2026 | 15:37:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menggarisbawahi bahwa sosok pemimpin Indonesia wajib memiliki kecerdasan dan wawasan yang luas supaya sanggup menyikapi beragam tantangan serta tidak mudah dibohongi.

"Berpengetahuan luas. Benar. Pemimpin Indonesia harus pintar. Jangan dibohongi orang. Jangan dibodoh-bodohi," kata Prabowo saat memberikan sambutan pada acara resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Pesantren Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Sesuai dengan apa yang ditayangkan secara langsung melalui saluran YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo memaparkan poin tersebut sewaktu menjelaskan deretan nilai penting yang semestinya diresapi oleh generasi penerus bangsa.

Kepala Negara menyebutkan bahwa generasi muda Indonesia pun mesti mempunyai keberanian untuk mencermati kekurangan serta kelemahan yang ada pada diri sendiri.

Menurut pandangannya, seseorang tidak cukup sekadar berpendidikan tinggi, melainkan juga harus mampu mencermati suatu permasalahan secara objektif dan benar.

"Saya heran, kadang-kadang profesor, tapi enggak bisa melihat ketidakadilan. Profesor yang justru malah membela kepentingan orang-orang asing," kata Prabowo.

Di samping wawasan yang luas, Prabowo menambahkan bahwa generasi Indonesia perlu memelihara kebebasan dalam berpikir.

"Berpikiran bebas. Jangan mau dicuci otak oleh mereka-mereka yang tidak ada niat baik terhadap kami," katanya.

Presiden turut mewanti-wanti pentingnya memupuk jiwa besar dan menghindari sikap minder sewaktu berhadapan dengan ujian.

"Jangan punya rasa rendah diri. Jangan punya rasa kalah sebelum berjuang," ujar Prabowo.

Pada kesempatan itu, Prabowo turut menyelaraskan nilai-nilai Panca Jiwa Gontor dengan ikhtiar membangun bangsa Indonesia. Panca Jiwa dimaksud mencakup keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, Ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan.

Prabowo menuturkan bahwa nilai-nilai tersebut amat sejalan dengan cita-cita perjuangan Indonesia, termasuk hasrat agar bangsa ini sanggup berdiri di atas kaki sendiri.

Perayaan abad pertama Pondok Pesantren Darussalam Gontor itu dirangkaikan pula dengan peresmian Balai Pertemuan Pondok Modern serta Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam Gontor oleh Presiden Prabowo.

Dalam agenda tersebut, Prabowo didampingi oleh jajaran pejabat negara, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Tampak hadir pula Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, hingga Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti.

Tags

Terkini