JAKARTA - Pasokan cabai di Pasar Mardika, Ambon, Maluku, tersendat dalam sepekan terakhir. Kondisi tersebut terjadi usai pasokan dari petani belum kembali masuk ke pasar.
Pedagang menyebut kelangkaan pasokan berkaitan dengan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah sentra produksi cabai. Stok yang terbatas membuat harga komoditas cabai di Pasar Mardika melambung naik.
Salah seorang pedagang, Lala, mengatakan pasokan cabai sudah sekitar satu minggu tidak masuk ke Pasar Mardika.
"Sudah satu minggu belum masuk, jadi mahal," kata Lala dikutip dari Tribun Ambon, Sabtu (19/9/2026).
Stok Cabai di Pasar Mardika Menipis
Keterbatasan pasokan juga terlihat dari minimnya jumlah pedagang yang menjajakan cabai rawit di Pasar Mardika.
Di lantai satu gedung Pasar Mardika, tidak banyak pedagang yang menyediakan cabai. Stok yang tersedia terbatas lantaran pasokan dari wilayah sentra produksi belum kembali normal.
Situasi tersebut kemudian memicu lonjakan pada harga cabai rawit. Komoditas tersebut kini dijual sekitar Rp 150.000 per kilogram.
Harga itu meningkat dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran Rp 120.000 per kilogram. Kenaikan berlangsung dalam kurun dua pekan terakhir.
Cabai Keriting Ikut Mengalami Kenaikan
Tidak hanya cabai rawit, harga cabai keriting di Pasar Mardika juga melonjak naik. Harga cabai keriting yang sebelumnya sekitar Rp 80.000 per kilogram kini menyentuh Rp 120.000 per kilogram.
Sementara itu, harga sejumlah bumbu dapur lainnya masih relatif stabil. Tomat dijual sekitar Rp 12.000 per kilogram, lemon Rp 10.000 per kilogram, sedangkan bawang putih dan bawang merah masing-masing Rp 40.000 per kilogram.
Pedagang berharap pasokan cabai dari petani dapat segera kembali normal. Dengan begitu, stok di pasar bisa bertambah dan harga cabai tidak terus meningkat sehingga tidak kian membebani masyarakat.